Tampilkan postingan dengan label agar rumah tidak kebanjiran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agar rumah tidak kebanjiran. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Desember 2017

Kisah sukses penahan banjir Daichen

Hujan pada tanggal 11 Desember 2017 lalu yang mengguyur daerah Jakarta dan sekitarnya selama beberapa jam menyebabkan banjir terutama di daerah Jakarta Selatan. Banjir hampir melumpuhkan separuh ibukota Jakarta khususnya area seperti Jl. Gatot Subroto, Jl. Rasuna Said dan Jl Jend. Sudirman.

Khusus untuk daerah Jl. Jend. Sudirman banjir menggenangi area depan Universitas Atma Jaya Jakarta tapi untungnya pihak Universitas telah mencegah banjir masuk kedalam area kampus dengan memasang Pintu Penahan Banjir dari Daichen Indonesia. Seperti penampakan dibawah ini :


Karena pintu penahan banjir dipasang di pintu pagar, untuk bagian dalamnya masih tetap basah dikarenakan air hujan yang turun dari atas tapi pihak kampus sudah mengantisipasi dari jauh hari dengan menempatkan pompa diarea tersebut.

Untuk konsultasi dan informasi mengenai penanganan banjir silahkan hubungi Angga 021-29430762 atau 081519003985

Sabtu, 03 Juni 2017

Tips Mencegah Banjir Masuk Kedalam Rumah !

Banjir yang masuk kedalam rumah seringkali menjadi hal yang menyebalkan bagi pemilik rumah, selain kerugian yang ditimbulkan membersihkan kotoran setelah banjir surut akan sangat menjadi hal yang sangat melelahkan.

Disini Daichen Indonesia akan berbagi tips untuk mencegah banjir masuk kedalam rumah, berikut tips dari kami :

1.Gunakan Pintu Anti Banjir / Flood Barrier




Kalau dulu harus angkat - angkat karung, berat, kotor dan masih bocor juga sekarang ada yang namanya Pintu Anti banjir.

Pintu Anti Banjir merupakan produk yang dipasang pada pintu atau pagar rumah dan berfungsi menahan air agar tidak masuk kedalam rumah. Produk terbuat dari kombinasi Alumunium Alloy dan Stainles Steel 304 dan dilapisi oleh karet EPDM. Produk mudah disimpan dan dipasang oleh pria maupun wanita karena beratnya yang ringan hanya 3 kg permeternya dan waktu pemasangan hanya berkisar 2 sampai 10 menit (tergantung ukuran tinggi dan panjang pintunya).

Jadi biarpun saat terjadi banjir hanya ada istri, ibu atau anak kalian mereka tetap bisa dengan mudah memasang pintu ini.


2. Gunakan Jack Valve



Setelah bagian depan ditutup air masih bisa masuk lewat saluran pembuangan atau saluran got, cara mudah mengatasinya adalah dengan menggunakan Jack Valve atau Valve yang bentuknya mirip dengan kerain air yang ada di rumah. Namun jika keran air umumnya terbuat dari bahan Stainless Steel Jack Valve sendiri terbuat dari bahan PVC dengan lebar diamater lubang bervariasi 2"(in), 4"(in), 6in(in) dll.

Valve ini dipasang pada ujung saluran pembuangan dan dioperasikan manual seperti membuka dan menutup keran. Valve ini dapat kalian temukan di toko bangunan terdekat.


Setelah tips diatas telah dicoba namun air masih masuk atau rembes lewat lantai, bagaimana cara mengatasinya?

Lantai pada Rumah Tinggal umumnya tidak didesain setebal gedung atau bangunan bertingkat lainnya. Apalagi jika ditambah tanah yang ditempati tanah gembur, tentu air dapat masuk lewat celah - celah dibawah tanah dan muncul lewat nat keramik. Memang hal seperti ini tidak dialami oleh semua rumah tinggal ada yang lantainya rembes dan adapaun yang tidak. Jika memang terjadi hal seperti ini hal yang harus dilakukan adalah membongkar keramik dan melakukan penebalan lantai dengan bahan waterproofing yang dapat kamu temui di toko bangunan.


Bagaimana dengan Pintu Anti Banjir nya?

Untuk produk ini baru hanya ada 1 di Indonesia, di dunia pun produsennya masih terhitung jari karena teknologi dan patennya yang eksklusif. Kalian bisa menemukannya di websitenya Daichen Indonesia www.pintuantibanjir.com , disana banyak informasi lengkap tentang produk ini. atau jika kalian mau kalian bisa menghubungi langsung di kontak berikut ini :

Daichen Indonesia

Alamat :
Jl. Mangga Ubi No 17 Kapuk Cengkareng
Jakarta Barat 11720

Telepon : 021 - 29430762 / 081519003985 (Angga)